WASPADA PENYAKIT DENGAN GEJALA MIMISAN

WASPADA PENYAKIT DENGAN GEJALA MIMISAN

Ada sebagian orang yang sering kali mengalami mimisan dan beranggap bahwa mereka mimisan karena kelelahan. Sehingga mereka hanya membersihkan dan menyumbat darah yang muncul berasal dari hidungnya akibat mimisan bersama dengan tissue atau kapas sampai berhenti. Tak banyak yang menyangka bahwa mimisan dapat mengindikasikan terjadinya suatu penyakit supaya mereka tidak memeriksakannya ke dokter atau pihak medis.

Penyebab Mimisan
Mimisan merupakan pendarahan yang berlangsung pada salah satu atau ke-2 lubang hidung. Mimisan dapat berlangsung bersama dengan volume darah sedikit atau banyak. Selain itu, durasi mimisan pun dapat berbeda-beda. Ada yang mengalaminya sepanjang sebagian detik, ada pula yang lebih berasal dari 10 menit. Faktor pemicu terjadinya mimisan dapat berwujud penggunaan obat-obatan, keturunan, sampai penyakit. Berikut ini sebagian hal yang dapat memicu mimisan.

Proses melenyapkan ingus yang terlampau kencang.
Tidak sengaja melukai dinding hidung dikala mengorek hidung.
Lapisan di dalam hidung yang kering karena hawa dingin supaya rentan terluka dan terinfeksi.
Bentuk hidung yang bengkok karena keturunan atau kecelakaan.
Penggunaan obat-obatan seperti aspirin dan obat pelega pernapasan yang berlebihan.
Iritasi karena senyawa kimia, seperti ammonia.
Operasi hidung.
Sinusitis akut atau kronis.
Tumor pada rongga hidung.
Kelainan pada kebolehan pembekuan darah seperti hemophilia.
Mengkonsumsi alkohol.
Cara Menangani Mimisan
Pada umumnya, mimisan adalah situasi yang tidak berbahaya dan dapat ditangani sendiri. Sehingga tidak mesti dokter atau pihak medis untuk menanganinya. Dalam kala yang tidak terlampau lama, mereka dapat menghentikan darah yang muncul berasal dari lubang hidungnya. Berikut ini cara mengatasi mimisan yang sederhana dan mudah yang dapat dilakukan kecuali Anda atau anak anda mengalami situasi ini.

Duduk tegak dan jangan berbaring supaya dapat kurangi tekanan pada pembuluh darah hidung supaya pendarahan dapat berhenti.
Condongkan tubuh ke depan supaya darah yang muncul lewat hidung tidak masuk ke tenggorokan.
Keluarkan dan buang darah yang mengalir ke mulut.
Gunakan ibu jadi dan telunjuk untuk memencet hidung sepanjang 1o menit, dan bernapaslah lewat mulut.
Letakkan kompres dingin pada pangkal hidung.
Penyakit Dengan Gejala Mimisan
Mimisan biasanya tidak berbahaya, namun kecuali berlangsung mimisan secara tetap menerus maka Anda tidak boleh menyepelekannya. Kondisi mimisan yang seperti ini mungkin dapat mengindikasikan adanya penyakit-penyakit tertentu yang berbahaya bagi kesehatan Anda. Untuk itu, kecuali Anda atau anak Anda mengalami tanda-tanda mimisan yang berlebihan, Anda mesti mewaspadainya. Berikut adalah sebagian penyakit yang ditunjukkan bersama dengan tanda-tanda mimisan.

Karsinoma nasofaring

Karsinoma nasofaring merupakan kanker yang berlangsung pada nasofaring, letaknya di bagian belakang hidung tepatnya di atas faring (tenggorokan). Gejala kanker ini adalah mimisan berulang pada salah satu sisi hidung yang tidak memicu pendarahan berat serta ingus bersama dengan bercak darah. Kanker ini dapat menyebar ke bagian lain lewat jaringan, sistem limfa, dan aliran darah ke bagian tulang, paru-paru dan hati.

Leukemia

Leukemia merupakan kanker sel darah putih. Ketika seseorang menderita leukemia, sumsum tulangnya tidak dapat memproduksi cukup sel darah merah dan trombosit supaya susah melawan infeksi. Selain mimisan, tanda-tanda leukemia adalah mudah memar atau berdarah, demam, lemas, berkeringat dimalam hari, nyeri tulang, pembengkakan kelenjar getah bening, dan berat badan mengalami penurunan tanpa karena yang jelas.

Limfoma

Penyakit limfoma berkembang pada limfosit (sel darah putih) yang melawan infeksi. Limfosit yang abnormal dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh, supaya energi tahan pada bakteri atau virus bakal berkurang. Limfoma dapat muncul pada hampir semua bagian tubuh, termasuk hidung atau sinus (rongga hidung yang berisi hawa di belakang tulang wajah). Pertumbuhan jaringan limfoid dapat melenyapkan bagian pembuluh darah dan memicu mimisan.

Gejala mimisan yang berlangsung secara tidak normal mesti diwaspadai. Seperti mimisan yang berlangsung lebih berasal dari 30 menit bersama dengan volume darah yang banyak dan disertai kesulitan bernapas, demam, kulit pucat dll. Jika mengalami mimisan secara tetap menerus seperti ini, maka Anda mesti segera memeriksakannya ke dokter karena dapat mengindikasikan adanya penyakit yang mungkin terlampau berbahaya bagi kesehatan Anda.

Sumber : https://penjaskes.co.id/

Baca Juga :