Universitas Prasetya Mulya Perkenalkan Cara Belajar Milenial

Universitas Prasetya Mulya Perkenalkan Cara Belajar Milenial

Universitas Prasetya Mulya Perkenalkan Cara Belajar Milenial

Universitas Prasetya Mulya Perkenalkan Cara Belajar Milenial

Kualitas diri menjadi seseorang sukses selain usaha, faktor pendidikan pun berpengaruh

pada masa depan kehidupan kita untuk menjadi sukses dan memilih jalan untuk bekerja.

Seperti salah satunya Universitas Prasetiya Mulya Jakarta, yang menarik minat calon mahasiswa di beberapa daerah di Indonesia dengan memberikan kualitas lulusan terbaik setelah mendapat program pendidikan S1.

Salah satunya Michel Stefanus, mantan mahasiswa S1 business yang kini bisa menjadi salah satu inspirator calon mahasiswa yang akan mencari universitas. Menjadi Product Manager At Tokopedia bukan hal mudah bagi Michel.

Basic yang dimiliki saat menjadi mahasiswa menjadi pedoman sebelum menginjak dunia kerja,

menurutnya ada beberapa hal yang harus menjadi bekal ketika mahasiswa sudah memiliki bekal teori business.

Jangan pernah takut gagal, mencari wawasan sebanyak-banyaknya dalam artian tidak malas membaca dan melihat konten youtobe yang berkaitan dengan project apa yang akan dibuat untuk selanjutnya menjadi seorang karyawan sebuah perusahaan.

“Beruntungnya saya memiliki bekal dari universitas Prasetya Mulya ini dengan teori dan praktek yang shuttle, seperti bagaimana belajar berbicara dengan orang, membuat sebuah produk itu semua ada dimata kuliah. Jadi ketika pertama kali kerja saya tidak terlalu susah meskipun persaingan waktu tes cukup ketat ada ratusan yang ingin bekerja diposisi saya,” ucap Michael saat ditemui di Roadshow Universitas Prasetya Mulya, Sabtu (13/9/2019).

Sementara itu, Fredy Utama, MM, Faculty Member Univ Prasetiya Mulya mengatakan yang berbeda

dengan yang lain, pendidikan ditempat ini mahasiswa akan mulai disalurkan jurusan pada semester 1. Dan yang menarik jurusan yang ditawarkan lebih spesifik di fokuskan seperti Branding, Event, Finance and banking, Hospitaly Bussines, Internasional Business Law dan yang lain.

“Untuk penjurusan disini lebih spesifik, jadi para mahasiswa tidak hanya diajarakan secara global seperti yang lain. Misal jurusan event, kita akan ajari bagaimana cari vendor event yang bagus, bagaimana menghendel sebuah event yang dimulai dari event kampus ini akan diajarkan secara detail,”ucap Fredy Utama.

 

Sumber :

https://danuaji.dreamwidth.org/