Sediakan Buku Bacaan ke Pelosok, Sumenep Targetkan 1.000 Perpustakaan Keliling

Sediakan Buku Bacaan ke Pelosok, Sumenep Targetkan 1.000 Perpustakaan Keliling

Sediakan Buku Bacaan ke Pelosok, Sumenep Targetkan 1.000 Perpustakaan Keliling

Sediakan Buku Bacaan ke Pelosok, Sumenep Targetkan 1.000 Perpustakaan Keliling

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep merintis perpustakaan keliling ke desa-desa terpencil

menggunakan motor roda tiga.

“Kami ingin agar anak-anak di daerah pelosok juga bisa menikmati buku bacaan. Sesuai undang-undang, pemerintah wajib hukumnya menyediakan layanan perpustakaan ke desa-desa,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep, Ahmad Masuni, Selasa (30/07/2019).

Ia mentargetkan 1.000 kendaraan roda tiga yang akan disulap menjadi perpustakaan

. Kendaraan itu akan keliling ke desa terpencil termasuk ke wilayah kepulauan, memberikan kesempatan kepada anak-anak di desa itu untuk membaca buku.
Baca Juga:

Maret 2019, Sumenep Alami Deflasi 0,07 Persen
Lebih Rendah dari Jawa Timur, Inflasi Sumenep 0,10 Persen
Hindari Putus Kontrak, Pemkab Sumenep Mulai Kerjakan Proyek Miliaran Awal Tahun
Formasi CPNS Sumenep 2019, Penempatan Terbanyak di Kepulauan
Ramadan, Pasokan Elpiji Sumenep Ditambah 60 Persen

“Tahap awal ada dua kendaraan roda tiga yang sudah dimodifikasi menjadi perpustakaan keliling

. Tahap berikutnya 10 motor roda tiga. Ini bertahap terus, hingga 5 tahun ke depan bisa 1.000 roda tiga untuk perpustakaan keliling,” paparnya.

Ia menjelaskan, untuk program perpustakaan keliling desa terpencil itu, pihaknya bekerja sama dengan relawan cinta buku. Kendaraan roda tiga akan diserahkan kepada relawan dengan biaya operasional dari pemerintah daerah.

“Nanti ada MoU antara Pemkab Sumenep dengan relawan cinta buku untuk pengelolaan perpustakaan keliling. Jadi pertanggungjawabannya ke Pemkab. Yang mengelola relawan cinta buku. Sulit kalau kita tidak bekerja sama dengan relawan,” ucap Masuni.

 

Baca Juga :