Satgas Anti Sampah di SDN Margahayu XVIII

Satgas Anti Sampah di SDN Margahayu XVIII

Satgas Anti Sampah di SDN Margahayu XVIII

Satgas Anti Sampah di SDN Margahayu XVIII

SDN Margahayu XVIII menerapkan program ”Anti Sampah” untuk menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat. Guna memaksimalkan program itu, sekolah ini memiliki Satuan Tugas (Satgas).

Enam orang siswa dengan mengenakan seragam putih merah dibalut rompi warna hijau

stabilo bertuliskan ”Satgas Anti Sampah SDN Margahayu XVIII” pada bagian punggungnya, terlihat memasuki ruang kelas sesaat sebelum jam pulang sekolah, Selasa (1/10) siang.

Sambil membawa kantung kresek warna hitam, mereka memeriksa kolong meja tiap siswa dan area kelas untuk mencari sampah. Kegiatan itu mereka lakukan di seluruh kelas yang ada di sekolah tersebut. ”Razia sampah” tersebut juga menyasar seluruh area lingkungan sekolah.

Kepala SDN Margahayu XVIII Kota Bekasi Khodir Yadi menjelaskan, sekolahnya sejak dua tahun lalu telah menerapkan program ”Anti Sampah”. Untuk memaksimalkan program kebersihan lingkungan itu, maka dibentuk Satgas.

Secara bergiliran dalam setiap hari, enam orang siswa dari perwakilan kelas 4-6

menjadi satgas pada Senin-Jumat. Selama 15-20 menit, Satgas yang terbagi dalam shift pagi dan siang melakukan pembersihan sampah.

”Satgas Anti Sampah ini melakukan pembersihan sampah yang tidak terlihat, contohnya sampah yang ada di kolong meja, pot bunga, ataupun dibagian-bagian area sekolah yang memang jarang terlihat sehingga pembersihan itu sendiri akan merata,” ujar Khodir.

Program ”Anti Sampah” merupakan upaya sekolah untuk menciptakan sekolah

yang bersih dan sehat. Selain itu, menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik siswa sejak dini.

Dengan demikian, setelah dewasa nanti mereka dapat terus menjaga lingkungan sekitarnya. ”Sebenarnya program ini lebih kepada melatih kebiasaan siswa, sehingga nantinya akan tumbuh karakter siswa yang peduli akan lingkungannya dan tentunya program ini memiliki nilai yang positif,” tukasnya.

Sementara, Penggerak Satgas Anti Sampah sekaligus Dewan Guru SDN Margahayu XVIII Kota Bekasi Wawan Tri Sutrisna mengatakan, program tersebut telah membuat siswa aktif dan peduli terhadap lingkungan sekolahnya.

Selain sudah jarang ditemukan sampah di kolong meja, bila melihat sampah siswa langsung membuangnya ke tempat sampah yang tersedia tanpa diminta terlebih dahulu oleh guru.

 

Sumber :

https://ruangseni.com/