Ruang Lingkup Ekspor

Ruang Lingkup Ekspor

Ashjar & Amirullah (2002: 1-12) menjelaskan bahwa ekspor adalah perdagangan dengan cara mengeluarkan barang dari dalam luar wilayah pabean suatu negara dengan memenuhi ketentuan yang berlaku.

2.1.1   Ketentuan Ekspor

  1. Eksportir memiliki surat izin usaha perdangan.
  2. Eksportir wajib mengetahui barang yang dilarang diekspor oleh pemerintah/harus seizin pemerintah.
  3. Eksportir harus mengetahui ekspor barang ke suatu negara yang dilarang oleh pemerintah.

2.1.2   Risiko-risiko Eksportir

  1. Risiko pengangkutan
  2. Pengangkutan barang menggunakan kapal laut/pesawat udara.
  3. Lamanya waktu pengangkutan, jarak dari suatu negara ke negara lain.
  4. Berpindahtangannya barang dan penyimpanan di gudang, menyebabkan risiko kerusakan dan kehilangan barang.
  5. Risiko kredit atau non payment

Yang diperhatikan disini pada saat pembukaan leter of credit, menuntut dengan syarat pembukaan L/C irrevocable documentary letter of credit. Untuk menghindari risiko ditipu, terlambat dibayar atau tidak dibayar.

  1. Risiko mutu barang

Masing-masing pihak harus berpegang teguh kepada sales kotrak yang telah disepakati bersama, khusus bagi ekspotir dalam pengiriman barang sesuai apa yang diminta pihak impotir.

baa jgua :