Permasalahan Kelas

Permasalahan Kelas

Permasalahan Kelas

Lebih lanjut Johnson dan Bany (1970) mengemukakan ciri-ciri kelompok dalam kelas yang sekaligus sebagai variabelnya, yaitu:


  • Kesatuan kelompok

Kesatuan kelompok memegang peranan penting dalam mempengaruhi anggota-anggotanya bertingkah laku. Kesatuan berkaitan dengan komunikasi, perubahan sikap dan pendapat, standar kelompok, dan tekanan terhadap perpecahan kelompok atau ketidaksatuan. Penggunaan dominasi yang kuat dapat meningkatkan kesatuan, tetapi pemberian peraturan oleh guru dapat menimbulkan kerusuhan. Kesatuan dapat dikembangkan dengan menolong siswa agar menyadari hubungan mereka satu sama lain sebagai alat pemersatu. Kesatuan kelompok kelas tercermin pada struktur organisasi kelas yang solid dan kompak.


  • Interaksi dan komunikasi

Interakasi terjadi dalam komunikasi, kalau beberapa orang / anggota mempunyai pendapat tertentu, maka terjadilah komunikasi dalam kelompok dan diteruskan dengan interaksi, membahas pendapat tersebut yang senang disertai dengan emosi yang memperkuat interaksi. Akan tetapi tiap kelompok akan berusaha untuk mempertahankan interaksi kelompoknya. Hal ini perlu dibantu oleh guru supaya tugas-tugas belajar dapat berlangsung secara wajar. Guru perlu mengetahui kebutuhan berkomunikasi siswa-siswanya dan memberi kebebasan kepadanya untuk berbicara. Komunikasi verbal atau nonverbal, bila tidak terselesaikan dapat membuat situasi rusak. Untuk membantu mereka, guru mengetahui latar belakang mereka.


  • Struktur kelompok

Struktur informal dalam kelompok dapat mempengaruhi struktur formal. Beberapa individu yang mungkin merupakan struktur informal, bila selalu ditempatkan pada posisi yang tinggi, hal ini dapat merusak keakraban kelompok. Tempat anggota dalam kelompok perlu sekali diusahakan agar menarik baginya. Posisi di atas bila perlu bisa dibuat berganti-ganti.


  • Tujuan-tujuan kelompok

Apabila tujuan-tujuan kelompok ditentukan bersama oleh siswa dalam hubungan tujuan pendidikan, maka anggota-anggota kelompok akan bekerja lebih produktif dalam menyelesaikan tugasnya. Dengan kata lain, siswa akan bekerja dengan baik, apabila hal itu berhubungan dengan tujuan-tujuan mereka.


  • Kontrol

Hukuman-hukuman yang diciptakan bersama bagi siswa yang melanggar, mungkin dapat memperkecil pelanggaran, akan tetapi beberapa anak tetap akan tidak dapat belajar dengan baik. Cara yang baik adalah guru harus mendiagnosis kebutuhan dan kesukaran kelompok sebelum membantu mereka. Tindakan- tindakan yang digunakan untuk mengontrol kelas dari yang paling jelek ke paling baik ialah: (1) hukuman atau ancaman; (2) pengubahan situasi atau siasat; (3) dominasi atau pengaruh; dan (4) koperasi atau partisipasi.


  • Iklim kelompok

Iklim adalah persepsi seseorang terhadap budaya organisasi. Iklim kelompok adalah hasil dari aspek-aspek yang saling berhubungan dalam kelompok atau produk semua kekuatan dalam kelompok. Iklim kelompok ditentukan oleh tingkat keakraban kelompok sebagai hasil dari aspek-aspek tersebut di atas. Keakraban yang kuat akan mengontrol perilaku anggota- anggotanya. Iklim kelompok merupakan hal yang penting dalam mengadakan perubahan dalam kelompok. Di samping masalah individu dan masalah kelompok, hal lain yang erat kaitannya dengan manajemen kelas adalah organisasi sekolah.


Sumber: https://bandungekspres.co.id/potion-explosion-apk/