Penggunaan Teknologi dalam Pendidikan Perlu Digalakkan

Penggunaan Teknologi dalam Pendidikan Perlu Digalakkan

Penggunaan Teknologi dalam Pendidikan Perlu Digalakkan

Penggunaan Teknologi dalam Pendidikan Perlu Digalakkan

Penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran harus semakin digalakkan

dalam pendidikan Indonesia. Terkait hal ini, Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) DIY selalu berupaya melakukan pendampingan teknologi dalam dunia pendidikan DIY.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Balai Tekkomdik,, baik mendampingi guru maupun siswa dalam penggunaan teknologi pendidikan. Ini disampaikan oleh kepala Balai Tekkomdik DIY, Isti Triasih Senin (4/9).

Isti menjelaskan, sebagai pemangku kebijakan pendidikan yang menangani bidang teknologi, lembaga yang ia pimpin harus memastikan penerapan teknologi dalam pelayanan pendidikan di DIY. Ia juga berharap ada pemerataan kualitas pendidikan, khususnya penerapan teknologi di seluruh wilayah DIY.

Salah satu program Balai Tekkomdik DIY yang sudah berjalan adalah Jogja Belajar Class

(JB Class). Program ini merupakan sistem belajar online yang tidak tergantung pada keterbatasan ruang. Pembelajaran di kelas diganti dengan pemberian materi lewat koneksi internet.

Selain itu, Balai Tekkomdik Dinas Dikpora DIY juga banyak memproduksi media pembelajaran berbasis mobile. Tujuannya agar media ini lebih menarik minat siswa untuk belajar, karena media belajar ini bisa digunakan di smartphone dengan OS Android.

Isi juga mengaku telah mengundang guru untuk mengikuti Bimtek Produksi Media

Pembelajaran pada bulan Agustus lalu. Tujuannya agar para guru dapat menambah keterampilan di bidang TIK. Bimtek yang sudah dilaksanakan ini menggunakan software Articulate Storyline dengan melibatkan guru SMA/K/MA.

Untuk meningkatkan kemampuan mengajar yang aktif dan kreatif, Balai Tekkomdik DIY juga menggelar lokakarya yang diikuti 100 guru pada Kamis (31/8) lalu. Pada lokakarya ini, seluruh guru yang hadir diajak untuk menerapkan kegiatan belajar mengajar yang aktif dan kreatif. Tentu saja, penggunaan teknologi sangat dibutuhkan dalam membuat pembelajaran atif dan kreatif.

“Lokakarya 100 guru ini memberikan materi pembelajaran yang aktif dan kreatif,” ujarnya. (Andi)

 

Sumber :

https://memphisthemusical.com/