Pemeriksaan Kopling Otomatis

Pemeriksaan Kopling Otomatis

a. Sepeda motor ini dilengkapi dengan kopling otomatis yang fungsinya diatur oleh putaran mesin dan mekanis sentrifugal yang terletak di kopling. Untuk menjamin kemampuan daya tekan kopling secara keseluruhan, maka sengatlah perlu kopling dapat bekerja dengan lancar dan halus
b. Pemeriksaan hubungan pertama
1. Panaskan mesin hingga mencapai panas yang normal
2. Hubungkan digital engine tachometer.
3. Duduklah di atas sepeda motor, naikan putaran mesin secara perlahan dan lihatlah digital engine tachometer pada putaran berapa sepeda motor mulai bergerak maju.
c. Pemeriksaan saat kopling berfungsi untuk menentukan kopling dapat bekerja penuh dan tidak terjadi selip.
1. Injak peda rem belakang sekuat mungkin
2. Buka gas dengan singkat sampai habis dan perhatikan putaran
d. Jangan membuka gas sampai habis lebih dari 3 detik, karena dapat menyebabkan kopling atau mesin cepat rusak

KESIMPULAN

Sepeda motor adalah kendaraan beroda dua[1] yang digerakkan oleh sebuah mesin. Letak kedua roda sebaris lurus dan pada kecepatan tinggi sepeda motor tetap stabil disebabkan oleh gaya giroskopik. Sedangkan pada kecepatan rendah, kestabilan atau keseimbangan sepeda motor bergantung kepada pengaturan setang oleh pengendara. Penggunaan sepeda motor di Indonesia sangat populer karena harganya yang relatif murah, terjangkau untuk sebagian besar kalangan dan penggunaan bahan bakarnya serta serta biaya operasionalnya cukup hemat.
Agar membuat mesin sepeda motor tetap dalam keadaan baik, amak mesti dilaukan pemeliharaan mulai dari :
1. Sistem Pelumasan
2. Sistem Kopling
3. Sistem Mekanisme Katup
4. Sistem Pemindahan Tenaga

Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/