Mengenal Varietas Unggul Mangga Kio Jay Dari Thailand Berukuran Jumbo

Mengenal Varietas Unggul Mangga Kio Jay Dari Thailand Berukuran JumboMengenal Varietas Unggul Mangga Kio Jay Dari Thailand Berukuran Jumbo

Mangga Arum Manis Jumbo

Mangga Kio jay dengan nama latin Mangifera indica adalah salah satu jenis mangga unggulan yang berasal dari negara thailand. Meski begitu saat ini budidaya manga kio jay sudah tersebar di berbagai negara seperti India, Myanmar dan Indonesia tentunya. Meski dikenal sebagai salah satu buah tropis, namun buah mangga kio jay juga bisa tumbuh di beberapa negara Amerika selatan, Brazil dan Meksiko. Mangga kio jay mampu tumbuh dengan subur pada daerah kering, panas dengan tanah berbatu maupun berpasir.

Mangga kio jay terkenal dengan ukurannya yang super jumbo dengan rasa manis serta berbiji kecil. Di Indonesia mangga ini lebih dikenal dengan sebutan mangga arumanis jumbo. Nama ini merujuk pada sifatnya yang harum dan manis menyerupai mangga arumanis dan memiliki bobot buah yang jumbo. Untuk satu buah mangga kio jay rata-rata memiliki ukuran hingga 1 – 2 kg per buahnya.

mangga kio jay arum manis jumbo

Budidaya Mangga Kio Jay
Seperti mangga lainnya, mangga kio jay pun tergolong buah yang dapat tumbuh subur di daerah tropis. Tentu saja Indonesia merupakan tempat yang sangat cocok dalam membudidayakan mangga kio jay. Untuk dapat tumbuh dengan baik dan berbuah banyak, mangga kio jay sangat baik jika ditanam pada dataran rendah dengan cuaca yang panas. Untuk perawatan dalam budidaya mangga kio jay pun tergolong mudah. Perawatan yang dibutuhkan tidak jauh berbeda dengan budidaya-budidaya mangga jenis lainnya.

Syarat Tumbuh dan Media Tanam Mangga Kio Jay
Tanaman mangga jenis kio jay ini termasuk tanaman buah tahan panas dan menyukai cahaya matahari. Penyiraman pun dapat dilakukan dengan rutin setiap harinya, waktu terbaik dalam melakukan penyiraman pohon kio jay adalah di sore hari saat matahari mulai teduh. Untuk pemberian nutrisi tanaman dapat dilakukan dengan memberi pupuk perangsang buah dengan jarak 2 minggu sekali.

Sumber: https://menitpertama.id/tonggak-id-hadirkan-bank-data-masalah-di-indonesia/