Mari Menghitung Harga Kehidupan

Mari Menghitung Harga Kehidupan

Mari Menghitung Harga Kehidupan

Mari Menghitung Harga Kehidupan

Apabila kita sudah merasa bosan dan tidak sabar ketika menunggu seseorang selama 1 jam, tak akan terbayang begitu lamanya alam semesta tercipta sampai proses terbentuknya kehidupan di dunia ini. Alam semesta tercipta sejak lebih dari 13 miliar tahun yang lalu. Planet bumi, tempat kita berpijak, tercipta saat alam semesta berumur 9,2 miliar tahun. Berarti, saat ini umur bumi sudah cukup tua, yakni 4,6 miliar tahun. Kehidupan dibumi baru muncul sejak 3,5 miliar tahun yang lalu. Dan kita, manusia modern (homo sapiens)/keturunan nabi Adam baru saja muncul 150 ribu tahun lalu. 150 ribu tahun merupakan angka yang sangat sebentar di bandingkan umur alam semesta, akan tetapi masih terasa sangat lama apabila dibandingkan angka maksimal umur manusia saat ini yang mencapai 120 tahun-an.

Umur kita dibandingkan alam semesta hanyalah setitik debu diantara pasir pantai. Kita berada di dunia ini apabila dibandingkan dengan umur alam semesta ibaratnya lebih singkat dari kedipan mata. Hal inilah yang membuat hidup kita sangat berharga. Karena hidup sangat singkat dan terbatas. Sesuatu yang amat terbatas dan singkat adalah hal langka yang membuatnya sangat berharga. Seperti sebongkah berlian, menjadi tak ternilai harganya karena merupakan keindahan yang amat langka bagi manusia.

Maka adalah sebuah kebodohan tiada tara ketika kita mengisi hidup yang amat berharga ini dengan hal yang sia-sia. Sudah sepatutnya kita menikmati hidup ini dengan mensyukuri segala nikmat yang telah Tuhan berikan, dengan cara mengisinya dengan kebaikan. “Demi Masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS Al-‘Ashr 103:1-3)

Sekarang mari kita merenungi waktu yang terpakai didalam kehidupan kita. Jika jangka waktu usia kita rata-rata 63 tahun dan waktu yang kita gunakan untuk tidur atau beristirahat adalah 8 jam sehari, maka waktu yang kita gunakan untuk tidur adalah 21 tahun. Jadi, kalau 63 tahun dikurangi waktu tidur 21 tahun, maka aktivitas dalam hidup yang kita lakukan hanya selama 42 tahun.

Dan… Kalaupun setiap hari kita menunaikan shalat wajib 5 waktu (seandainya setiap satu waktu untuk shalat itu 5 menit), maka: 5 x 5 = 25 menit. Berarti, dalam 1 hari, kita menghadap kepada Allah (shalat) hanya 25 menit saja. Dalam 1 minggu berarti 175 menit. Dalam 1 bulan berarti 700 menit. Dan dalam setahun berarti sekitar 8400 menit (140 jam saja).

Jika kita mati pada umur 63 tahun, berapa menitkah waktu yang kita gunakan untuk menghadap (beribadah) kepada Allah SWT?. Sangat sedikit sekali..

Oke, mari kita belajar menghitung setiap detik yang kita lewati agar tidak berlalu dengan sia-sia, lagi…

Sumber : https://downloadapk.co.id/