Mahasiswa Jangan Andalkan Ijazah Tapi Keahlian

Mahasiswa Jangan Andalkan Ijazah Tapi Keahlian

Mahasiswa Jangan Andalkan Ijazah Tapi Keahlian

Mahasiswa Jangan Andalkan Ijazah Tapi Keahlian

Era Revolusi Industri 4.0 jadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Menteri Riset

dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, meminta mahasiswa memanfaatkan dan menggunakan teknologi secara bijak.

“Dalam menghadapi era global, generasi muda harus siap, cepat menangkap peluang dan kekinian supaya tidak ketinggalan. Pemuda harus cepat berubah mengikuti perkembangan zaman. Biasanya ciri-ciri era ini adalah digitalisasi economy, artificial intelligence, big data, robotic dan cenderung fenomena disruptive innovation,” ungkapnya.

Di depan 10.995 mahasiswa bidikmisi di berbagai fakultas, Menristekdikti

memaparkan dengan kemajuan teknologi saat ini akan menciptakan yang namanya Cyber Integral System. ”Di mana akan ada sistem yang bisa interkoneksi secara digital. Apalagi kemajuan teknologi diprediksi akan ada 75 hingga 335 juta orang yang kehilangan pekerjaan,” ujarnya.

Karena itulah, mahasiswa tak hanya menggunakan ijazah untuk mencari sebuah pekerjaan,

tapi juga keahlian. ”Menjadi lulusan perguruan tinggi harus punya kemampuan. Karena saat ini era Revolusi Industri 4.0 yang dibutuhkan bukan hanya ijazah tapi keahlian,” imbuhnya.

Menurut dia, era ini membutuhkan orang-orang kreatif agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan. ”Orang kreatif ini merupakan cikal-bakal wirausaha muda. Jika ada kemauan pasti ada jalan. Kami di Ristekdikti punya program untuk memacu jiwa entrepreneurship adik-adik melalui program mahasiswa wirausaha,” jelasnya. (sin/feb/py)

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/STTBCTM