Kemenag bantah BSM tersalurkan 7,8 persen

Kemenag bantah BSM tersalurkan 7,8 persen

Kemenag bantah BSM tersalurkan 7,8 persen

Kemenag bantah BSM tersalurkan 7,8 persen

Kementerian Agama (Kemenag) membantah penyaluran Bantuan Siswa Miskin (BSM)

baru 7,8 persen. Hal ini dikatakan merupakan data lama tiga minggu lalu. Sedangkan data baru saat ini penyerapan BSM sudah mencapai 34,6 persen.

Bantahan ini disampaikan oleh Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Nur Syam. “Itu data lama yang kami sampaikan kepada Menko Kesra. Sekarang kami sudah meminta TNP2K untuk memperbarui data penyerapan BSM,” tandasnya saat dihubungi SINDO, Minggu (27/10/2013).

Dia mengatakan, memang terjadi kendala dalam pencairan dana BSM, seperti revisi anggaran

dan belum semua provinisi memiliki izin dari Kemenkeu untuk memiliki rekening penyalur. Dalam permasalahan revisi anggaran, anggaran BSM yang berasal dari APBN sebenarnya sudah direvisi sejak awal Agustus.

Namun berdasarkan perintah dari Direktorat Jendral Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

, revisi ini harus dilakukan bersama dengan revisi anggaran BSM di APBNP. Selain itu serapan dana APBNP melalui serapan KPS oleh masing-masing madrasah sangat rendah.

“Banyak masyarakat miskin yang tidak langsung menyerahkan KPS mereka ke madrasah untuk dilakukan pendataan. Saat ini baru sekira 13,8 persen,” kata dia.

Selain itu, tidak semua provinsi memiliki izin dari Kemenkeu untuk memiliki rekening penyalur. Hingga saat ini baru sekira 9 provinsi yang memiliki rekening penyalur. Nantinya Kanwil akan memilih bank yang akan menjadi kepanjangan tangan daerah untuk menyebarkan dana BSM dan langsung disebarkan kepada siswa yang bersangkutan.

Nantinya uang akan dikirim dari KPN ke kanwil untuk disalurkan langsung oleh pihak bank atau PT Pos utuk disalurkan langsung ke penerimanya. Karena saat ini tidak boleh menggunakan rekening kolektif,” kata dia.

Lanjut dia, proses ini sangat membantu pemerintah dalam penyaluran BSM langsung kepada siswa yang bersangkutan. Saat ini sudah 35 persen BSM terserap dan tersalurkan.

Nur Syam menambahkan, Sebanyak 2,7 juta siswa menjadi target penerima dana BSM yang berasal dari APBN dan 3.070.000 siswa penerima BSM dari dana APBNP. Maka diperkirakan, jika semua provinsi sudah memiliki rekening penyalur diperkirakan sebanyak 80-90 persen dana BSM bisa terserap hingga pertengahan Desember.

 

Baca Juga :