Ciri-ciri Spesifik Makkiyah dan Madaniyah

Ciri-ciri Spesifik Makkiyah dan Madaniyah

Ciri-ciri Spesifik Makkiyah dan Madaniyah

Makkiyah

  1. Di dalamnya terdapat ayat sajdah
  2. Ayat-ayatnya dimulai dengan kata “kalla”
  3. Dimulai dengan ungkapan “ya ayyuhan nas” dan tidak ada ayat dimulai dengan ungkapan “ya ayyuahl ladzina”, kecuali dalam surat al-hajj karena di penghujung surat itu terdapat sebuah ayat yang dimulai dengan ungkapan “ya ayyyuhal ladzina”.
  4. Ayat-ayatnya mengandung tema kisah para nabi dan umat-umat terdahulu
  5. Ayat-ayatnya berbicara tentang kisah nabi Adam dan iblis, kecuali surat al-baqarah
  6. Ayat-ayatnya dimulai dengan huruf-huruf terpotong-potong seperti alif lam mim dan sebagainya, kecuali surat al-baqarah dan ali-imran.
  7. Madaniyah
  8. Mengandung ketentuan-ketentuan faraid dan had
  9. Mengandung sindiran-sindiran terhadap kaum muanafik, kecualai surat al-ankabut
  10. Mengandung uraian tentang perdebatan dengan ahli kitabin.

Berdasarkan ttitk tekan tematis, para ulama merumuskan ciri-ciri spesisfk makkiyah dan madaniyah sebagai berikut.

  1. Makkiyah
  2. Menjelaskan ajaran monotheisme, ibadah kepada Allah semata, penetapan risalah kenabian, penetapan hari kebangkitan dan pembalasan, uraian tentang kiamat dan perihalnya, neraka dengan siksanya, syurga dan kenikmatannya, dan mendebat kelompok musyrikin dengan argumentasi-argumentasi rasional dan naqli.
  3. Menetapkan fondasi-fondasi umum bagi pembentukan hukum syara’ dan keutamaan-keutamaan akhlak yang harusdimilki anggota masyarakat. Juga berisiskan celaan-celaan  terrhadap kriminalitas yang dilakukan kelompok musyrikin, mengonsumsi harta anak yatim secara zalim serta uraian tentang hak-hak.
  4. Menuturkan kisah para nabi dan umat-umat terrdahulu serta perrjuangan Muhammad dalam menghadapi tantangan-tantangan kelompok musyrikin
  5. Banyak terdapat kesamaan bunyi
  6. Ayat dan suratnya pendek-pendek dan nada serta perkataannya agak keras
  7. Banyak mengandung kata-kata sumpah
  8. Madaniyah
  9. Menjelaskan permasalahan ibadah, muamalah, hududd, bangunan rumah tangga, warisan, keutamaan jihad, kehidupan social, aturan-aturan pemerintah menangani perdamaian dan peperangan, serta persoalan-persoalan pembentukan hukum syara’
  10. Mengkhitabi ahli kitab yahudi dan nashrani dan mengajaknya masuk islam, juga menguraikan perbuatan mereka yang telah menyimpangkan kitab Allah adan menjauhi kebenaran serta perselisihannya setelah datang kebenaran
  11. Mengungkap langka-langkah orang-orang munafik
  12. Surat dan sebagian ayat-ayatnya panjang-panjang serta menjelaskan hukum dengan terang dan menggunakan ushlub yang terang pula.

Baca Juga :