BPJS Kesehatan Hentikan Kerjasama dengan RSUD Ibnu Sina Gresik

BPJS Kesehatan Hentikan Kerjasama dengan RSUD Ibnu Sina Gresik

BPJS Kesehatan Hentikan Kerjasama dengan RSUD Ibnu Sina Gresik

BPJS Kesehatan Hentikan Kerjasama dengan RSUD Ibnu Sina Gresik

Masyarakat Gresik yang selama ini menggunakan jasa BPJS untuk berobat maupun perawatan di RSUD Ibnu Gresik

bakal gigit jari. Pasalnya, per 19 April 2019 BPJS menghentikan kerjasama dengan rumah sakit milik Pemkab Gresik.

Penghentian kerjasama tersebut diakibatkan RSUD Ibnu Sina terbentur akreditasi. Pasalnya, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) nomor 82 tahun 2018 tentang jaminan kesehatan, fasilitas kesehatan wajib memenuhi persyaratan akreditasi.

“Jadi per tanggal 19 April 2019, BPJS Kesehatan sudah tidak bekerjasama lagi dengan RSUD Ibnu Sina Gresik, ujar Kepala Cabang BPJS Gresik, dr Greisthy E.L Borotoding kepada wartawan, Kamis (2/05/2019).

Menurut Greisthy, terkait dengan ini selama 2019 pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan

kepada Dinas Kesehatan mengenai Perpres tersebut. Namun, sejauh ini akreditasi tersebut belum dipenuhi oleh pihak RSUD Ibnu Sina.

“Solusinya pasien yang berobat dan masih ingin mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan bisa dirujuk ke Rumah Sakit tipe B terdekat di Surabaya dan Lamongan sampai ada payung hukum dari pemerintah, atau sampai akreditasinya terpenuhi,” ungkapnya.

Kendati demikian lanjut Greisthy, pihaknya tetap akan memberikan jaminan berobat bagi pasien dengan operasi darurat di RSUD Ibnu Sina. Namun, untuk pasien rawat jalan sudah tidak dijamin lagi.

“Kondisi tersebut berbeda dengan Rumah Sakit Umar Mas’ud Bawean masih tetap bekerjasama

dengan BPJS Kesehatan sampai tanggal 31 Juni 2019, meski akreditasinya belum diperbaharui, Hal ini, kata Reisthy setelah ada payung hukum dari Dinas Kesehatan, karena RS Ibnu Mas’ud merupakan satu-satunya Rumah Sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” paparnya.

Sampai akhir April 2019, BPJS masih mengcover 2.428 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, yang terdiri atas 2.202 rumah sakit dan 226 klinik utama.

Sementara dari 720 rumah sakit mitra BPJS Kesehatan pada Desember 2018 lalu belum terakreditasi, saat ini jumlahnya menurun menjadi 271 rumah sakit.

 

Baca Juga :