Birrul Gelar Pelatihan Bahasa Arab

Birrul Gelar Pelatihan Bahasa Arab

Birrul Gelar Pelatihan Bahasa Arab

Birrul Gelar Pelatihan Bahasa Arab

Meningkatkan dan mempersiapkan ke­mampuan siswa, Birrul Waa­lidain me­ngadakan

pelatihan bahasa Arab. Pelatihan yang dilakukan tiap awal pembelajaran pada se­mester 2. Tanpa kecuali pada semester 2 tahun ajaran 2018/2019 ini.

Digelar selama dua pekan, mulai Senin (7/1) hingga 18 Januari mendatang. Diikuti 75 siswa SMPIT, juga beberapa siswa dari tingkat sekolah dasar (SDIT) Birrul Waalidain.

Berlangsung tiap hari, mulai pukul 08.00–15.00. Ketua Pelatihan dan Pembelajaran Instensif Bahasa Arab SMPIT Birrul Waalidain, Lutfah Mawaddah mengatakan, yang dipelajari dalam pelatihan tersebut cukup beragam.

Dari kosakata Bahasa Arab, materi buku Durusullugoh Al Arabiya jilid 1

dan muhadatsah (percakapan).

“Ditambah kosakata benda-benda di sekitar anak-anak, untuk mempermudah diaplikasikan dalam kalimat sederhana,” terang Lutfah Mawaddah.

Dengan materi tersebut, anak-anak peserta pelatihan di­targetkan dapat berbicara keseharian dalam bahasa Arab. Mampu menerapkan metode langsung, agar anak-anak mengucapkan, mendengar, dan melihat dalam bentuk huruf Arab.

“Bisa komunikasi aktif dalam bahasa Arab,” tambah Lutfah.

Dapat mencapai target, mereka dilatih dari tim pelatih yang konsisten mempelajari bahasa Arab. Bahkan menggunakan buku umum, yang memang sudah biasa dipakai di pondok pesantren.

Buku yang digunakan terbitan Pesantren Gontor yang disusun pendirinya.

“Jadi memang sudah banyak dipelajari,” ucapnya. Selama pelatihan dilakukan evaluasi

tiap tiga hari sekali. Ketua Yayasan Perguruan Birrul Waalidain, Memed Jalaludin menambahkan, Sekolah Birrul Waalidain akan terus konsisten mempelajari dan mengimplementasikan bahasa asing terutama Arab dan Inggris untuk siswa.

“Anak-anak mengenal bahasa asing selain bahasa Inggris melengkapi kemampuan,” ujar Memed Jalaludin.

Dengan kemampuan bahasa Arab ini, dapat menjadi bekal ilmu bermanfaat untuk anak, baik untuk meneruskan sekolah maupun membuka wawasan sosial.(mer/c)

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/