Bahan Pangan Berbahaya dalam Jajanan Anak

Bahan Pangan Berbahaya dalam Jajanan Anak

Memang bukan urusan yang gampang menilai manakah jajanan yang aman dan pantas dikonsumsi oleh si kecil. Beerbagai jenis dan ciri bahan pangan riskan dalam jajanan sekolah ini dapat jadi petunjuk untuk Anda:

Boraks

Bahan kimia yang serupa garam ini umumnya dipakai dalam detergent, pestisida, pupuk, antiseptik, dan obat-obatan tertentu. Di samping disalahgunakan sebagai pengawet makanan, boraks juga dipakai untuk menciptakan makanan menjadi kenyal, tidak gampang lengket, dan tidak gampang putus.

Boraks bisa menyebabkan sejumlah gangguan kesehatan, seperti: iritasi pada drainase pernafasan, kulit, dan mata, merangsang sakit perut, mual, sampai menyebabkan tidak berhasil ginjal atau kehancuran ginjal akut. kita patut waspada andai menjumpai makanan laksana bakso, cilok, otak-otak, atau mie yang memiliki bentuk, tekstur, kekenyalan, serta bau yang tidak wajar. Bisa dijamin jajanan itu berisi boraks.

Formalin

Zat formalin yang berbau tajam menyengat ini seringkali digunakan guna mengawetkan jenazah dan desinfektan perlengkapan rumah sakit. Termasuk jenis zat yang paling berbahaya. Apabila terhirup, formalin bisa mengiritasi drainase pernapasan. Jika terpapar pada kulit, dapat mengakibatkan luka bakar, alergi, sampai iritasi. Sedangkan formalin yang tertelan dapat mengakibatkan rasa panas pada tenggorokan, mual, kejang, sampai koma.

Kandungan formalin bisa ditemukan pada jajanan laksana bakso, tahu, mie, dan ikan. Makanan yang berisi formalin lazimnya kenyal, mengilat, mempunyai rasa yang tidak banyak pahit, dan bebas lalat. Mengkonsumsi makanan berformalin dalam jangka lama bisa berisiko terpapar kanker.

Rhodamin B dan Metanil Yellow

Kedua zat ini tidak jarang disalahgunakan sebagai pewarna makanan, seperti: es sirup, gulali, kerupuk, terasi, atau es tong-tong. kita patut waspada andai menemukan makanan yang berwarna mencolok, karena dapat saja makanan itu berisi kedua pewarna tekstil atau kertas tersebut.

Pewarna tekstil rhodamin B menyerahkan warna merah cerah pada makanan, sementara metanil yellow menyerahkan efek warna kuning kecoklatan. Kedua zat ini pasti saja paling berbahaya untuk kesehatan. Jika tertelan dapat mengakibatkan iritasi pada drainase cerna, bibir kering dan pecah-pecah, gangguan hati, dan mengakibatkan kanker.

Sumber : http://yomi.mobi/jump/2/www.pelajaran.co.id/