Alumni Ormawa Ekstra Kampus Unej Bersatu Bantu Ghufron Jadi Pimpinan KPK

Alumni Ormawa Ekstra Kampus Unej Bersatu Bantu Ghufron Jadi Pimpinan KPK

Alumni Ormawa Ekstra Kampus Unej Bersatu Bantu Ghufron Jadi Pimpinan KPK

Alumni Ormawa Ekstra Kampus Unej Bersatu Bantu Ghufron Jadi Pimpinan KPK

Pemilihan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Komisi III DPR RI, Jumat (13/9/2019) dini hari, menghasilkan nama Nurul Ghufron sebagai salah satu yang terpilih.

Partai politik mana saja yang menjatuhkan pilihan kepada Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember tersebut? “Saya tidak berada di tempat itu. Pemilihannya juga tertutup. Hanya per orang dikasih kertas,” kata Ghufron kepada beritajatim.com.

Setiap orang diberi kesempatan maksimal memilih lima dari 10 nama kandidat yang diajukan Presiden Joko Widodo kepada DPR. “Jadi tidak ada yang tahu dari partai mana dan siapa yang memilih,” kata Ghufron.

Ghufron mendapat suara terbanyak ketiga di bawah Firli Bahuri (56 suara) dan Alex Marwata (53) suara

. Dua nama lain yang mendapat suara terbanyak dari 10 kandidat yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan adalah Nawawi Pamolango (50 suara) dan Lili Pintauli Siregar (44 suara).
Baca Juga:

Bimbim ‘Slank’ Dukung Polisi yang Ungkap Kasus Gayus Maju Tes Seleksi Capim KPK
Ike Edwin Dukung Koalisi LSM Dirikan Posko Pengaduan Rekam Jejak Capim KPK
Pansel Tegaskan Tracking Capim Tidak Hanya dari KPK
Koalisi Masyarakat Sipil dan Jurnalis Bojonegoro Tolak Revisi UU KPK
DPP GMNI Ragukan Komiten Anti Korupsi Jokowi Jilid II

Namun Ghufron membenarkan jika sempat didatangi sejumlah politisi DPR RI. “Biasalah,

mereka sebelum presentasi fit and proper kemarin ada yang berbincang-bincang. Apa yang jadi fokus ketika terpilih juga dipertanyakan. Saya orang Jember baru datang ke Jakarta, tidak begitu kenal mereka siapa saja,” katanya.

Namun Ghufron mengakui jika semua alumni organisasi mahasiswa ekstra kampus Universitas Jember membantunya.

“Salam kepada sahabat semuanya serta semua pihak. Semua alumni Unej bersatu padu: PMII, GMNI, dan HMI semua bantu diriku. Terimakasih,” katanya dalam pesan teks WhatsApp.

Ghufron meminta doa dan dukungan dari semua pihak untuk menjalani tugas empat tahun ke depan. “Semoga amanah mencegah dan memberantas korupsi. Jangan biarkan saya sendiri, mohon selalu dijaga dan bimbingannya,” katanya.

 

 

Baca Juga :