5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menjual Smartphone

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menjual Smartphone

 

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menjual Smartphone Bekas

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menjual Smartphone Bekas

xMenjual smartphone bekas/lama adalah kebiasaan umum pengguna sebelum membeli perangkat baru. Sebelum melakukan itu, ada 5 hal yang perlu diketahui demi kenyaman dan keamanan.

Kadang, ada hal-hal simpel yang terlupakan lantaran pengguna terlalu antusias saat akan menjual smartphone mereka. Berikut beberapa hal itu sebagaimana dirangkum dari laman AndroidPIT.

1. Menghapus Data

Ada banyak jenis data yang tersimpan di ponsel, baik itu di memori internal/eksternal maupun di akun yang tersimpan daring. Data-data itu berupa akun Google/Apple ID, setelan konfigutasi aplikasi, data aplikasi/game, musik, video, foto, dan lainnya.

Cara cepat untuk menghapus data-data di atas dengan reset ponsel untuk kembali ke pengaturan awal/pabrik. Sebelum melakukan itu, hapus terlebih dahulu akun Google/Apple ID yang masih aktif di ponsel.

Baca juga: Cara Hapus Akun Email di Android Sebelum Smartphone Dijual

2. Bersihkan Ponsel

Cara sederhana dalam proses ini yakni menggunakan minyak kayu putih dan lap kain kecil untuk menyeka seluruh bagian ponsel, mulai cangkang hingga layarnya. Lakukan secara perlahan dan ulangi lagi bila diperlukan.

Cara ini akan menaikkan harga jual lantaran ponsel terlihat sedikit lebih ‘kinclong’. Ponsel juga akan terkesan lebih terawat bila ingin memberikannya ke orang lain.

3. Kemas Kembali

Bila masih memiliki boks atau kardus ponsel, kemas kembali atau sertakan itu saat akan dijual. Ini juga termasuk kartu garansi dan buku panduan. Sebab, cara ini untuk menunjukkan ponsel yang akan dijual bukan perangkat curian (batangan).

Bila boks telah dibuang atau lupa diletakkan di mana, sertakan kuitansi atau nota pembelian. Jika dokumen itu juga hilang, bagi yang bertransaksi online bisa menyertakan lampiran pembelian di email atau tagihan (invoice) dari ecommerce sebagai bukti.

Baca juga: Nasib Penjual Ponsel Tak Resmi Saat Aturan IMEI Diberlakukan

4. Cabut SIM Card dan Kartu Memori

Jangan lupakan dua kartu ini sebelum ponsel dijual. Untuk kartu memori, jangan lupa di-format terlebih dahulu apabila ikut dijual pula. Jika tidak, maka tak perlu menghapus data di dalamnya.

Untuk format kartu memori, format lebih dari satu kali, disarankan minimal 7 kali, dengan cara: isi data kartu memori, format, isi lagi, format, dan seterusnya. Ini untuk mencegah oknum agar kesulitan mengembalikan data kartu memori yang telah dihapus (recovery).

5. Jual Ponsel di Mana?

Ada banyak situs web yang bisa dimanfaatkan untuk menjual smartphone lama/bekas, misalnya OLX, Akulaku, hingga forum FJB Kaskus. Pilih transaksi COD atau Cash On Delivery bila tak ingin ribet. Pastikan bertemu di lokasi yang tak sepi, mini market point misalnya, untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

Tak ingin menjual ponsel bekas tetapi bisa dapat yang baru? Manfaatkan layanan trade-in atau tukar-tambah. Di toko atau gerai offline ponsel biasanya tersedia layanan ini. Trade-in juga ditawarkan saat ada smartphone baru dirilis meski tak semua merek menawarkan itu.

Baca Juga: